Berita  

TPA 1.4 M Tidak Berfungsi, Bau Busuk Sampah Menyengat Pengguna Jalan  Arjasa-Gelaman

TPA 1.4 M Tidak Berfungsi, Bau Busuk Sampah Menyengat Pengguna Jalan  Arjasa-Gelaman
TPA dan Sampah Berkeluaran ( kalinganyar-gelaman)

Sampah yang berserakan di sepanjang jalan Arjasa-Gelaman-Cellong telah menjadi sumber kekhawatiran bagi para pengguna jalan. Aktivis lingkungan, Ponirin Mika, telah mengungkapkan kekecewaannya terhadap kurangnya tindakan serius dari pemerintah dalam penanganan masalah ini.

Dalam sebuah pernyataan, Ponirin menyampaikan, “Sudah hampir 7 tahun persoalan sampah ini menjadi isu hangat. Jika pemerintah benar-benar serius, masalah ini tidak akan terus berlarut-larut.”

Meskipun pemerintah telah mengalokasikan dana yang signifikan untuk Tempat Pembuangan Sampah (TPS), hasilnya masih belum terlihat secara maksimal. “Dana untuk TPS ini tidak kecil, namun entah mengapa wujudnya belum terlihat,” tambahnya.

Bau busuk yang ditimbulkan oleh sampah yang berserakan bukan hanya mengganggu, tetapi juga menciptakan lingkungan yang tidak sehat bagi masyarakat sekitar. Ponirin Mika mengajak pemerintah untuk mengambil tindakan tegas dalam menangani masalah ini demi kesejahteraan bersama.

Sementara itu, para pengguna jalan yang terganggu dengan kondisi tersebut merasa diabaikan oleh pemerintah. Mereka berharap agar langkah konkret segera diambil untuk membersihkan jalan dan mencegah terulangnya masalah serupa di masa depan.

Kadis DLU Arif, dimintai komfirmasi, ia menyatakan, bahwa kami hanya penerima tidak ikut dalam perencanaan hingga pelaksanaan.

Sementara Kadis PUPR Erik, dimintsi komfirmasi melalaui WastAap, tidak merespon dan ditelpin tidak mengangkat, sekalipun berdering tanda aktif.sehingga keterangan tidak dapat diperoleh hingga berita ini tayang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *