Berita  

Tanpa Rembuk Warga, Telkomsel Bangun Tower Sempat Ditolak Warga Anggrek RT 7/10

Tanpa Rembuk Warga, Telkomsel Pasang Tower Ditolak Warga Anggrek
Dokumentasi TOWER Di Anggrek

Sumenep, jurnalsekilas.com- Pagi sekira jam 10.00 Warga Anggrek Desa Kolor mendatangi tempat pekerjaan Tower Telkomsel yang lokasi 2 meter dr Rumah warga ( dr.Wahyu ).

Menurut Ketua Paguyuban Anggrek, pembangunan Tower tersebut dibangun tampa ada musyawarah dengan warga kecuali hanya 2 warga yang diajak musyawarah.

Lanjut H.Piu yang juga Ketua Advokasi dan Kebijakan publik ini, warga tidak bermaksud menolak akan tetapi harus ada musyawarah warga, kemudian dijelaskan dampak-dampaknya.Jadi warga tidak merasa ketakutan.

Dalam chat Grup WA warga Anggrek Bapak Yudy menyebut bahwa saya tandatangan karena sebelumnya Dr.Wahyu yang setuju.
Ijin saya menambahkan penjelasan dr.wahyu
Setahu saya Pihak telkomsel memang berinisiatif memenuhi persyaratan legal formal ke aparat yg mempunyai wilayah kerja dlm hal ini ketua RT 07 pak taufik, dan beliaunya kty sdh berkoordinasi dg kades seperti pemasangan tower2 yg lain di daerah desa Kolor,,kami dimintai persetujuan sbg syarat legal formal penghuni di sekitar tower ,,saat itu dr.wahyu sdh setuju dan tanda tangan kemudian kami menyetujui karna kami yakin dg standar keamanan pembangunan tower spt keyakinan dr.wahyu meskipun proses pekerjaan sedikit berisik,,demikian yg sedikit bisa kami jelaskan.

Menurut penjelasan Tekomsel ( Yudi ) pengawas, bahwa saya akan segera ketemu warga hanya saat ini masih ada di Batu Putih.

Jelang beberapa jam Yudi, Taufik RT dsn H.Dahlan penyedia Lahan, menemui warga di rumah Ketua Paguyuban Anggrek Dan beberapa warga bermusyawarah, hasilnya Telkomsel bersedia kompensasi memperbaoki jalan di sekitar jalan anggrek dengan tenggang waktu 15 hari sudah ada progres.

Respon (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *