PNS Di Sumenep, Diduga Terlibat Penipuan Terhadap Pensiunan PNS, Kasusnya Segera Dilaporkan POLRES

Ilustrasi
Ilustrasi

SUMENEP, jurnalsekilas.com– Tidak terbesit dalam benak seorang pensiunan PNS berinisial SR tinggal di Kota, Sumenep, akan menjadi korban dalam dugaan tindak pidana Penipuan dan/atau Penggelapan sebagaimana ketentuan Pasal 378 dan/atau Pasal 372, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dugaan kuat sementara, dilakukan oleh HS, PSN salah satu OPD di Pemkab Sumenep.

Modus yang dilakukan oleh HS mengiming-imingi SR, untuk membeli Traktor, dengan harga yang tdlah disepakati.
Dalam kesepakan itu pula SR menitipkan uang sebesar Rp. 35 juta.lengkap dengan kwitansi bertulisan uang titipan.

Awalnya, SR tidak tertarik atas serangkaian penawaran yang ditawarkan HS, karena kwatir hanyalah hoax, namun HS terus meyakinkan SR .ahirnya SR tertarik.

Selang beberapa hari.

Merasa ditipu, SR akhirnya meminta bantuan ke Lembaga Penelitian, Mediasi, Advokasi dan Bantuan Hukum Merdeka (LPMA BANHUM MERDEKA) yang berkantor di Jl. Anggrek Timur, No. 15, Kolor Sumenep.

Nur Jannah, selaku salah satu Penasihat Hukum SR, atas nama LPMA BANHUM MERDEKA, saat dikonfirmasi oleh media ini, mengutarakan, bahwa saudara HS telah disomasi, bahkan telah dilaporkan pada Dinasnya dan telah membuat surat pernyataan di depan Kabid di dinas tersebut, yang intinya akan mengembalikan uang titipan tersebut paling lambat 7 hari. Namun sudah 5 bulan belum juga ada iktikat baik. Hingga ahirnya somasi kami layangkan.

“Ya, saudara HS sudah kami somasi. Barangkali, keduanya berkenan untuk menyelesaikan perkara ini melalui jalur musyawarah”, jelas Nur Jannah melalui pesan WhatsApp saat dihubungi oleh media ini.

“Kita sudah ada komunikasi dengan saudara HS. via Whatshapp, dia bilang masih menunggu lawyernya.”, imbuhnya.

“Perkara ini masih diusahakan untuk diselesaikan melalui jalur musyawarah. Tapi bila jalur musyawarah tidak menemukan titik temu, ya, akan ditempuh melalui jalur hukum”, pungkasnya.

HS hingga media ini terbit dikonfirmasi melalui Whatshap belum ada respon.

Respon (72)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *