Berita  

Louching Mandhepa RRJ, Kajari Sumenep : Jaksa Lebih Dekat Dengan Masyarakat

SUMENEP, jurnalsekilas.com,- Dalam Sepekan (satu minggu) bertugas, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Trimo, SH., MH, tepati janjinya mendirikan Mandhepa atau Rumah Restorative Justice (RRJ), merupakan salah satu inovasi Kejaksaan Negeri Sumenep dalam penegakan hukum melalui keadilan Restorative Justice.

Sebagaimana pernah diungkapkan sebelumnya, Kapala Kejari sehari setelah bertugas di Sumenep pada Media ini, beliau menyatakan akan segera mendirikan Rumah Restorative Justice di Sumenep. Terbukti hari ini, launching Mandhepa atau Rumah Restorative Justice (RRJ) bertempat di Balai Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep Jawa Timur. Kamis (31/3/2022).

BACA JUGA:KORPS ADHYAKSA SUMENEP. Punya Pimpinan Baru

Dalam sambutannya, Kapala Kejari Sumenep menyampaikan bahwa, Mandhepa Rumah Restorative Justice adalah sebagai terobosan hukum yang dicanangkan oleh Kapala Kejaksaan Agung RI.

“Sebagai solusi dalam proses perkara, tidak ke Pengadilan sepanjang dapat diselesaikan dengan musyawarah, disini diperlukan peran Tokoh Masyarakat maupun Tokoh Agama,” jelasnya.

Lebih lanjut Trimo menyampaikan, dalam penelitian banyaknya lembaga pemasyarakatan atau Rumah tahanan over capacity tentunya juga ada kerugian negara.

“Mandhepa Rumah Restorative Justice menghadirkan jaksa lebih dekat dengan masyarakat pencari keadilan dalam menyelesaikan perkara dengan musyawarah untuk mufakat,” pungkasnya.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH., MH, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kajari Sumenep, yang telah turut serta dalam memikirkan Sumenep. Mungkin ini bisa dikatakan rekonsiliasi dalam berbagai permasalahan dengan kearifan lokal.

“Kerugian yang ditimbulkan kadang hanya 70 juta, begitu berjalan sidang perkara biaya yang dihabiskan mencapai ratusan juta, jadi otomatis negara yang rugi karena beban sidang dan lainnya,” ungkapnya.

Acara Launching, ini dibuka oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur secara online bersama 16 Kejaksaan Negeri se Jawa Timur, sekitar pukul 12.30 wib sampai selesai.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep, meliputi Bupati Sumenep, Dandim 0827 Sumenep, Kapala Kepolisian Resort Sumenep, Ketua Pengadilan Negeri Sumenep dan Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep.

Ketua Lembaga Penelitian, mediasi, advokasi dan Bantuan Hukum Berdeka (LPMA-BANHUM) Merdeka H. Safiudin, S.H., M.H, yang ikut hadir dalam acara tersebut mengapresiasi dengan berdirinya Rumah Restorative Justice di Kabupaten Sumenep.

“Terobosan ini penting diketahui masyarakat, khususnya masyarakat pencari keadilan. Tentu dengan harapan RRJ ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, sehingga tidak dinilai oleh masyarakat hanya sebatas wacana atau retorika publik,” tegasnya.

 

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *