Berita  

Klaim Temukan Dugaan Kecurangan, KMSKKP Ancam Laporkan Anggota KPU Sumenep ke Bawaslu dan DKPP

Jurnalsekilas.Com- Koalisi Masyarakat Sipil Kepulauan Kawal Pemilu, mengancam bakal melaporkan para oknum anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep ke BAWASLU dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP). Selain itu pihaknya akan mendatangi KPU dan Kantor PARPOL dimana Dewan tersebut bercokol, dengan beberapa orang ( unras ) untuk menyampaikan aspirasi.

Baca juga :

Komunitas Warga Kepulauan Audiensi dengan Kapolres Sumenep, Membahas Kelangkaan BBM Bersubsidi dan Narkoba di Kepulauan

Lapas Kelas III Arjasa, Butuh Anggaran Untuk Membangun Sarana Dan Prasarana

Ketika Moral Tidak Menjadi Pedoman Hidup

Ancaman itu diberikan setelah Koalisi Masyarakat Sipil Kepulauan Kawal Pemilu ( KMSKKP ) mengklaim menemukan sejumlah data dan fakta terkait dugaan kecurangan yang dilakukan KPU Sumenep dalam seleksi PPK dan PPS, Kecurangan itu berupa dugaan menerima orderan dari oknom dewan Kangean untuk meloloskan paket orangnya di PPK dan PPS utamanya di Pulau Kangean ( sapeken dan Arjasa, Kangayan ).

Ditanya tentang bukti apa yang dimiliki, ia menyatakan adalah berupa rekaman percakapan koordinator dengan DS, ada juga dengan oknum di KPU, ada data nama-nama. Pokok jika yang lulus sesuai dengan daftar orderan itu maka bukti baru keluar dan akan diputarkan rekamannya. Seperti Partai Ummatlah waktu mengungkap kecurangan KPU RI.

Menurut Koordinatornya H.Safiudin, ini merip dengan kasus KPU Pusat yang diduga untuk meloloskan dan tidak meloloskan PARPOL tertentu.

Sementara Rahbini ( Ketua KPU Sumenep ) ditanya oleh media ini, hingga berita ini dinsikkan belum merespon, akan tetapi konfirmasi vua WastShap kepadanya ada tanda hijau centang ( tanda dibaca ).

Sebagaimana sebelumnya dilansir oleh media RelasiKultur.Com ( 18/01/2022 ) berjudul Diduga Oknum Dewan Bermain Dalam Pelulusan Penyelenggara Pemilu di Kepulauan Kangean :
KPU adalah Lembaga penyenggara Pemilu sehingga segala keputusannya fair dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun terhembus bau busuk nampaknya KPU saat ini digerogoti oleh oknom politisi untuk menempatkan orang-orangnya di berbagai penyelenggara pemilu, seperti PPK dan PPS, ini diduga terjadi di berbagai PPK dan PPS. Di Pulau Kangean.

Menurut sumber orang kepercayaan Dewan, berinisial IH, iya mengaku disuruh mempersiapkan orang-orang untuk menjadi PPK dan PPS. dalam tes PPS ini saya diberi bagian desa tertentu. Lebih lanjut ia membocorkan, seorang peserta yang lulus 9 besar dari Kalinganyar bernama BHL itu dapat dipastikan lulus karena direkom oknum Dewan bernama DS asal Sapeken.

Sumber lain yang tidak mau disebut identitasnya diduga hampir seluruh PPS sudah terkoniksi ke KPU oleh Tim nya DS.

Rasit, pengamat kebijakan publik , jika benar ini terjadi sungguh mencederai demokrasi dan KPU bisa tidak dipercaya oleh masyarakat.

Ketua KPU diminta komfirmasi terkait dugaan tersebut, ia menjawab via WastShap :

KPU melakukan seleksi pps secara terbuka melalui tahapan seleksi administrasi,tes tulis dan tes wawancara utk menyeleksi calon2 pps yg kapanel,netral dan independen..secara profesional dan terbuka

DS hingga berita ini dinaikkan belum dapat dimintai keterangan.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *