Berita  

BPD Yang Merangkap Jabatan Sebagai Penyuluh. Terancam Mengembalikan Gaji Sekitar Rp.100 juta Ke KAS Negara

BPD Yang Merangkap Jabatan Sebagai Penyuluh. Terancam Mengembalikan Gaji Sekitar Rp.100 juta Ke KAS Negara
Illustrasi

SUMENEP-KANGEAN, Entah kelalaisn siapa seorang anggita BPD bisa merangkap pentuluh agama Kecamatan Kangayan yang gajinya bersumber dari APN ( Negara ). Harusnya hal tersebut tidak terjadi jika para pejabat diatasnya benar-benar bekerja sesuai aturan.

Diberitakan sebelumnya oleh media ini, berdasarkan laporan masyarakat telah ditemukan anggota BPD desa Saobi kecamatan Kangayan Kabupaten Sumenep merangkap sebagai penyuluh agama di KUA Kecamatan Kangayan Kabupaten Sumenep Jawa Timur. Bahwa perangkapan jabatan tersebut yang gajinya bersumber dari keuangan negara berpotensi melanggar aturan, baik permenkeu ataupun aturan kepegawaian lainya.

Rasyid Nadien. Pemerhati kebijakan publik menyatakan, bahwa persoalan ini harus segera mendapatkan atensi dari pejabat terkait, baik Camat, Bupati hingga ke Kementerian Agama Kabupaten maupun Wilayah.

Menurut Rasyid, setidaknya ditemukan Larangan bagi anggota BPD merangkap, tidak hanya diatur dalam UU desa juga diatur dalam peraturan pemerintah (PP) nomor 34 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan UU desa dalam Permendagri no 110 tahun 2016 tentang BPD. Ujarnya.

Mengenai penfe.balian uang negara ysng sudah dibayarkan tentu ada mikanisnenya sesuai aturan kementetian keuangan.pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *